Uniknya Desa Wisata Jelok : “DEWI ELOK” Gunungkidul


Akhir pekan bingung cari tempat wisata yang sejuk dan bisa bermain dengan keluarga ? Salah satu tempat wisata yang bernuansa pedesaan satu ini pasti bisa menjadi referensi bagi keluarga anda yang akan berlibur di akhir pekan yang menyenangkan.
desa wisata jelok gunungkidul, jogja
Desa Wisata Jelok Gunungkidul
Desa Wisata Jeloknamanya, atau disebut “ DEWI ELOK “.Di tempat ini kita bisa merasakan wisata nuansa pedesaan Gunungkidul yang berbeda, dan uniknya ada satu jembatan yang artistik untuk menuju ke lokasi. Jembatan ini menghubungkan Desa Beji dan Desa Jelok. Selain itu disini kita bisa mencicipi kuliner terkenal di Gunungkidul. Bagi yang penasaran, yuuklihat lebih lengkapnya tentang “DEWI ELOK” ini.
Lokasi dan Rute :
Desa wisata Jelok ( Dewi Elok )ini berada di Dusun Jelok, Desa Beji, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tepatnya di Jl. Wonosari km. 25 sekitar kurang lebih 30 kilometer dari pusat kota Jogja (waktu tempuh sekitar 30 menit), dan kurang lebih 15 kilometer dari pusat kota Wonosari ( waktu tempuh sekitar 20 menit).
Rutedari kota Jogja ke arah Jl.Wonosari-Bukit Bintang (Patuk), sampai Kantor Kecamatan Patuk-SMK Muhammadiyah 1 sampai tikungan Beji/pertigaan ke kanan menuju Desa Beji sampai Kantor Kepala Desa Beji, sampai ada Plakat “Jelok”(sampai di lokasi DEWI ELOK).
desa wisata jelok
Desa Wisata Jelok
Jam Buka :
Dari pukul 08.00 pagi – 20.00 malam.
Tarif Parkir :
Untuk pakir motor hanya 2 ribu rupiah saja, untuk mobil/kendaraan umum tidak ditentukan, rata-rata sekitar 3 ribuan ke atas. Tempat ini ramai pengunjung pada saat tertentu, biasanya hari sabtu-minggu dan hari libur.

Sejarah Desa Wisata Jelok (Dewi Elok) :

desa wisata jelok
Desa Wisata Jelok

Kata salah seorang warga setempat , dahulu akses jalan keluar masuk Dusun Jelok ini bisa dibilang susah , harus melewati Kali Oya sepanjang 82 meter dan merupakan sungai terbesar di Gunungkidul. Jika ada siswa berangkat ke sekolah siswa harus menyebrang sungai dengan perahu / gethekyang terbuat dari bambu.Warga lain pun harus melakukan hal yang sama untuk melakukan segala aktifitasnya. 

Lalu, warga setempat dan dari KKN-UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) berinisiatif untuk membangun sebuah jembatan mulai dari tahun 1994 sampai tahun 1999 dan diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Sri Sultan Hamengku Buwono X pada hari Kamis,19 Agustus 1999.

peresmian jembatan jelok
Peresmian Jembatan Jelok
Oiya, tulisan yang menjelaskan tentang pengerjaan jembatan oleh masyarakat Jelok dan Mahasiswa KKN-UNY ini berada di tugu yang terdapat tepat di salah satu warung makan di tempat ini. Jadi jika ingin melihat langsung harus ke warung yang berada di atas tersebut, karena tulisan itu tertutup oleh warung.
Jembatan sepanjang 82 meter dengan lebar satu meter ini kemudian menjadi satu-satunya jalan utama penghubung menuju Dusun Jelok. Sebenarnya ada jalan lain menuju Dusun Jelok, tapi aksesnya memutar dan jauh.
Di halaman depan menuju jembatan penghubung ini terdapat tulisan (Selamat Datang di “DEWI ELOK”) , tulisan ini menandakan taman kecil yang di buat dan di bantu oleh Universitas Janabadra Yogyakarta. Yang bersampingan dengan patung yang unik. Oiya Guuuys, kata salah seorang warga setempat, Desa Wisata ini baru terkenal sekitar 2 tahun lalu. Jadi masih termasuk baru.
jembatan jelok gunungkidul, jogja
Jembatan Jelok
Ada banyak wisata yang bisa kita lakukan dan kita nikmati di Desa Wisata ini, antara lain :
Bisa melakukan kegiatan outbond, makrab (malam keakraban),camping/ berkemah, ada pula penginapan jika ingin menginap dan harga relatif murah. Wisata air : ada rafting, kano,arung jeram, dan menangkap ikan. Wisata Seni Budaya : adanya kesenian karawitan di Desa Wisata Jelok, ada pula kesenian jathilan, dan tembang macapat(Jawa). Wisata Petualangan : tracking sepeda, dan susur goa. 
selain itu, dinner romantis dengan pasangan/keluarga dengan nuansa pedesaan juga bisa dinikmati. Bisa pula hunting spot foto yang indah dan menawan oleh pemandangan sekitar tempat ini. Selain itu juga bisa melihat keunikan jembatan panjang di atas sungai Oya.Ada pula wisata Pendidikan meliputi menggambar, melukis, membaca, bertani, membuat pupuk kompos,membuat biogas dan arang.
menu di desa wisata jelok
Foto by :www.desawisatajelok.blogspot.co.id
 
Bisa juga mencicipi menu khas Gunungkidul dan wisata kuliner lainnya. Ada keunikan di tempat ini, ada “Kampoeng Jelok Resto”yang akan memanjakan lidah anda dengan sajian menu menarik dan unik. Dengan penyajian tradisional disini ada menu unik yaitu Gudeg Sinuwun yang berbahan dasar dari jantung pisang (bunga pisang sebelum berbuah)dan pada umumnya gudeg terbuatdari nangka muda

Selain itu ada menu sayur lombok ijo, wedang secang, teh poci gula batu, bebakaran,wader,dll.Uniknya lagi, resto ini berada di bekas kandang sapi yang sudah diperbarui lebih bersih dan menarikserta di suguhi nuansa pedesaan yang alami.

gudeg sinuwun
Sumber foto Gudeg Sinuwun by :www.desawisatajelok.blogspot.co.id
 
Konsep wisata “Jelok” ini berbasis kemasyarakatan, menjunjung nilai Budaya dan peduli lingkungan. Paket wisata di “Jelok” ini memiliki potensi yang bagus untuk meningkatkan rasa kebersamaan serta memadukan unsur cinta lingkungan dan seni budaya bagi generasi penerus.
desa wisata jelok
Foto by : www.desawisatajelok.blogspot.co.id
Berkembangnya waktu, desa wisata ini tentu akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pengunjung. Bagi yang penasaran, jika mampir ke Gunungkidul sempatkanlah datang kesini. Seru pastinya dan menyenangkan. Salam piknik.